Jumat, 28 Maret 2014

Psikopat tidak sama dengan Skizopremia

Psikopat tidak sama dengan Skizopremia.

Kalau kita perhatikan cukup banyak gangguan jiwa yang dialami oleh manusia dewasa ini bahkan bisa mencapai puluhan banyaknya, diantaranya psikopat dan skizopremia.
Namun demikian psikopat tidak sama dengan kegilaan (skizopremia), Psikopat merupakan gangguan mental yang dialami oleh orang-orang tertentu. karena mereka bersipat sosiopat prilakunya yang anti sosial dan merugikan orang-orang terdekat tanpa empati sedikitpun, meski mereka menyadarai perbuatan yang dilikukannya.

Ciri umum penderita adalah sebagai berikut:
  1. Memahami dan memiliki kemampuan menguasai emosi orang lain bahkan memanipulasinuya. 
  2. Lemah dalam mengontrol emosi dan mampu menyimpan dendam dalam waktu yang lama, menunggu  kesempatan untuk membalas.
  3. Cerdas dan pandai menciptakan kebohongan dengan sempurna serta mampu mengekspresikanya.
  4. Tidak memiliki empati (respon atas rasa sakit atas kedukaan atau kesedihan orang lain.
Memiliki sipat egoisme yang tinggi, egosentris dan menganggap dirinya hebat..Sedang Skizopremia merupakan gangguan psikologis/ kejiwaan karena adanya kelainan kimiawi pada otak yang dapat menggganggu fungsi sistemik dan inful syaraf otak yang mengakibatkan kegagalan fungsi otak dalam mengolah informasi dari dan ke panca indra sehingga menimbulkan proyeksi yang tidak seharusnya.

Ciri umum penderita adalah sebagai berikut:

  1. Muncul haluminasi baik secara visual, pendengaran atau proyeksi mengingat masa lalu.
  2. Tingkah laku yang abnormal dan berdasarkan insting.
  3. Keyakinan bahwa seseorang seolah mengalami sesuatu dalam alam khayal.
  4. Komunikasi kacau, suka menyendiri dan tidak dapat terkontrol.
Dalam riset kedokteran jiwa menunjukan 10% penderita melakukan bunuh diri atau penderita dapat melakukan kekerasan kepada orang lain yang ada disekitarnya dan banyak hal yang menyebabkan pasien melakukan perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, untuk itu penderita perlu adanya dukungan penuh, kasih sayang serta perhatian cukup dari keluarga dan perlu selalu adanya pendamping.

Bagaimana para blogger, mudah-mudahan kita bukan salah satu dari bagian keduanya ya......
ok...